0

Sponsor

Iklan Kiri

Bahan : 

  • Minyak sayur 75 ml
  • Daun jeruk purut muda 3 lembar, buang tulang daunnya, iris halus
  • Cabai merah rawit 20 buah, buang tangkainya


Bumbu (haluskan)

  • Cabai merah keriting 100 gram
  • Cabai rawit hijau 10 buah
  • Bawang merah 7 butir
  • Bawang putih 4 siung
  • Terasi goreng 1/2 sdt
  • Garam 1 sdt
  • Gula merah sisir sampai halus 1 sdt


Cara membuat

  1. Tumis bumbu halus sampai harum. Tambahkan daun jeruk dan cabai rawit.
  2. Aduk sampai layu dan sambal matang. Angkat, dinginkan
  3. Simpan dalam wadah bersih, kering dan tertutup.
Sumber : Benedicta I.




Bahan Sambal Ijo : 
  • Cabai hijau, 250 gram, potong kasar
  • Bawang merah, 2 butir
  • Bawang putih, 1 siung
  • Tomat hijau, 1 buah
  • Garam, secukupnya
  • Gula pasir, secukupnya
  • Air jeruk nipis, 1/2 sendok teh
  • Minyak goreng, 3 sendok makan
Cara membuat Sambal Ijo :
  1. Campur cabai hijau, bawang merah, bawang putih, dan tomat. Kukus selama 5 menit. Angkat dan tumbuk kasar.
  2. Panaskan minyak, tumis sambal hingga layu dan harum.
  3. Tambahkan garam, gula, dan air jeruk, aduk rata. Masak hingga sambal matang dan harum. Angkat dan sajikan.
Untuk 4 Porsi 

Tips Sambal Ijo :
Sambal ini biasa disajikan sebagai pelengkap nasi padang.
Jika ingin sambal lebih harum, tambahkan saja 1 lembar daun jeruk pada saat sambal akan ditumis.

Sumber : Nusantara Cooking

Kuliner Indonesia terkenal akan keanekaragaman rempah dan pedasnya. Bahkan bagi sebagian orang banyak yang merasakan kurang nikmat bila tidk ada pedasnya. Akan tetapi makanan pedas memiliki berbagai efek pada tubuh seperti umumnya adalah perut mulas atau diare.

Ternyata memakan makanan terlalu pedas pun bisa menyebabkan beberapa penyakit kronis sebagai berikut :

Maag akut
Gastritis disebabkan peradangan dari mukosa lambung, membran yang melapisi perut. Serangan ringan gastritis terkadang dirasakan sesekali. Namun kebanyakanorang berpikir itu hanyalah gangguan pencernaan sederhana. Gastritis akut biasanya ditandai dengan gejala seperti muntah, mual, demam, diare, serta sakit kepala.
Insomnia
Konsumsi makanan pedas meningkatkan temperatur tubuh yang menyebabkan insomnia. Sebaiknya hindari memakan makanan pedas saat makan malam.

Kehilangan Nafsu Makan
Makanan pedas aman dikonsumsi jika masih dalam batas yang wajar. Kebanyakan orang biasanya memakan makanan pedas 3 hingga 4 kali seminggu.

Ulkus Gaster
Makanan pedas dapat menyebabkan luka pada lapisan mukosa yang sensitif atau pada usus kecil, yang biasa disebut duodenum (ulkus duodenum), atau juga di esofagus (ulkus kerongkongan). Tukak lambung yang menyakitkan biasanya menyebabkan rasa terbakar di perut, mual, muntah, dan penurunan berat badan.

Refluks Asam
Refluks asam adalah pengaliran kembali isi lambung ke dalam kerongkongan. Penyakit ini dapat menyebabkan nyeri, peradangan, serta kerusakan kerongkongan. Makanan pedas pada dasarnya merupakan kombinasi asam. Ketika terlalu banyak asam masuk kedalam perut, maka akan berpotensi merusak dinding lambung.


Sumber : Info Jajan

Advertiser

 
Twitter Facebook Dribbble Tumblr Last FM Flickr Behance