0

Sponsor

Iklan Kiri

Pernahkah kalian perhatikan mengapa di negara-negara bercuaca panas para penduduknya menyukai masakan pedas?. Tengok saja di India, Afrika, Amerika Latin dan Asia Tenggara khususnya Indonesia, mereka semua gemar masakan berbumbu pedas.

Yup! tentu saja ada alasannya. Kalian tentu sudah bisa menebak : makanan pedas (tersangka utama : cabai) membuat kita berkeringat. Dan keringat yang keluar membuat tubuh kita dingin lebih cepat. Cukup sederhana bukan ??

Banyak yang berpendapat saat cuaca panas terik maka lebih segar adalah minum segelas es teh segar atau makan es krim. Adalah benar jika kita membuat dingin tubuh lebih cepat. Namun efek selanjutnya justru sebaliknya. Kita akan merasa panas dan gerah kembali setelah beberapa waktu. Hal ini disebabkan karena suhu tubuh internal kita didinginkan terlalu cepat. Tubuh kita berusaha mengimbanginya dengan menaikkan temperatur badan. Hasilnya kita merasa lebih panas !

Sebaliknya, saat kita memakan makanan pedas, maka ia akan menaikkan suhu tubuh internal kita sehingga sama dengan suhu di luar tubuh. Peredaran darah akan meningkat, kita akan mulai berkeringat dan kelembaban kita menguap. Mulailah proses pendinginan dalam tubuh kita. Para ilmuwan menyebut fenomena tersebut dengan "wajah pengecap keringat" karena menilik pada fakta bahwa biasanya kita berkeringat dari daerah wajah terlebih dahulu.

Walaupun bagi kebanyakan orang, makan sambal dan makanan pedas lainnya dirasa kurang "pas" saat cuaca panas, namun faktanya hal tersebut justru dapat membuat kita "cooling down" alias membuat dingin tubuh. Nah, sudah siap membuktikan sendiri? Yuk makan pedas pas cuaca panas.








Bahan & bumbu ayam goreng:
- 1 ekor ayam, belah menjadi 8 bagian + 1 sendok makan garam dan 2 sendok makan air jeruk nipis
- 3 lembar daun salam
- 2 ruas lengkuas, pipihkan
- 500 ml air

Bumbu dihaluskan:
- 2 sendok teh ketumbar
- 3 butir bawang putih
- 1 ruas kunyit
- 1 ruas jahe
- 2 sendok teh garam, tambahkan jika kurang asin


Bahan & bumbu cabai hijau:
- 15 butir tomat hijau, belah masing-masing menjadi 4 bagian
- 5 butir cabai hijau besar, potong menjadi 3 bagian
- 20 butir cabai rawit hijau
- 5 butir bawang merah
- 1 sendok makan air jeruk nipis
- 1 sendok teh gula pasir
- 1 1/2 sendok teh garam atau sesuai selera
- 1 sendok teh kaldu bubuk (optional)

Cara membuat:



Cuci bersih ayam, buang bagian lemak dan lendir-lendir yang menempel. Anda bisa membuang kulit ayam seperti yang saya lakukan, atau kembali ke selera anda. Remas-remas ayam dengan garam dan air jeruk nipis. Diamkan selama 10 menit, cuci bersih.

Siapkan wajan, masukkan ayam, bumbu halus, salam, lengkuas, dan air. Rebus ayam hingga empuk dan matang, jika air habis dan ayam belum matang, tambahkan air dan lanjutkan merebus hingga tidak ada darah di dalam daging ayam. Angkat ayam dari kompor.



Siapkan wajan, anti lengket lebih baik, beri minyak yang banyak dan panaskan. Goreng ayam hingga matang kecoklatan, angkat dan tiriskan.

Membuat sambal cabai hijau:



Masukkan tomat, cabai dan bawang merah, ke dalam panci, tambahkan air hingga bahan terendam. Rebus sebentar hingga agak lunak. Tiriskan.



Lumatkan bahan sambal, anda bisa menggunakan food processor seperti yang saya lakukan atau ulek kasar dengan cobek biasa. Tidak perlu terlalu halus, sambal cabai hijau biasanya teksturnya agak sedikit kasar.

Siapkan wajan, beri 3 sendok makan minyak bekas menggoreng ayam. Tumis sambal hingga tidak terlihat terlalu basah, tambahkan garam, air jeruk nipis, kaldu bubuk dan gula pasir. Aduk rata dan cicipi rasanya. Angkat.

Siapkan ayam di piring saji, lumuri ayam dengan sambal cabai hijau dan sajikan dengan nasi panas. Hmm, cetar menampar dan tentu saja yummy! ^_^




Bahan:
1 buah mentimun. Ambil dagingnya, serut
½ potong buah nanas, potong dadu
air perasan jeruk nipis ( dari ½ buah )
3 sdm gula pasir
¼ sdt garam
1 buah cabe rawit merah
100 ml air matang
es batu secukupnya


Cara:
  1. Uleg cabe rawit hingga halus.
  2. Tuang potongan nanas lalu uleg sebentar saja dan jangan sampai menjadi halus. Cukup tekan perlahan-lahan.
  3. masukkan serutan mentimun. Tambahkan dengan air jeruk nipis, gula psir, garam, dan air matang. Aduk hingga tercampur.
  4. Pindahkan es rujak ke dalam gelas dan tambahkan degan es batu.


Mendengar nama es wedang lombok, orang yang tidak suka makanan pedas mungkin akan langsung mengacuhkan minuman ini. Namun ceritanya pasti akan berbeda ketika telah meminumnya. Rasa segar dan plong ditenggorokan tatkala menenggak es wedang lombok akan diakhiri dengan rasa hangat di badan terlebih jika pada cuaca yang dingin.

Es wedang lombok, sebenarnya diracik dari rempah-rempah tradisional khas Jawa seperti jahe, kayu manis, merica, dan serei. Cabe yang dimasukkan secara utuh ke dalam minuman, sebenarnya lebih berperan sebagai variasi yang menciptakan nuansa hangat, tak jauh berbeda dengan jahe.

"Bahan-bahan untuk membuat es wedang lombok adalah bahan tradisional Jawa jahe, kayu manis, merica, dan serei," kata pengelola restoran, Irsyad.

Untuk menyuguhkan segelas es wedang lombok sebenarnya tidak terlalu susah. Cabe yang akan digunakan dalam minuman, sebelumnya direbus terlebih dahulu hingga sampi pada tahap mengeluarkan sari cabe yang mampu memberikan citarasa khas pada minuman.

"Untuk menghasilkan segelas es wedang lombok diperlukan beberapa tahapan. Cabe terlebih dulu direbus hingga menghasilkan sari yang menggiurkan," katanya.

Meski namanya es wedang lombok, minuman ini secara umum tidak terlalu pedas. Sekilas, bahkan kalah pedas dengan wedang jahe. Namun cabe yang menjadi sajian utamanya tentunya akan memberikan nuansa lain daripada minuman hangat dan pedas yang lain.

Jika Anda tertarik untuk mencobanya, minuman yang paling cocok dinikmati pada cuaca dingin ini dapat didapatkan di Restoran Omah Dhuwur Kota Gede Yogyakarta. Dengan Rp 15 ribu, Anda dapat menikmati satu gelas es wedang jahe yang akan memberikan Anda pengalaman kuliner yang unik.

Sumber : http://gudeg.net/id/news/2009/02/4313/Es-Wedang-Lombok-Hangat-dan-Tak-Pedas-.html#.Ua7ketJM8jY





Sederhana, mudah, murah, lezat, bergizi. Lima kata itu mungkin tepat untuk menggambarkan sambal tempe. Lauk yang sangat nikmat untuk menemani sepiring nasi putih yang hangat. Kelezatan tempe memang tidak ada duanya, rasanya yang unik dan juga flexible untuk diolah menjadi aneka makanan yang enak menjadikannya lauk favorit saya dan sebagian besar masyarakat kita.

Dulu, nenek saya di kampung sering sekali membuat sambal ini, bumbunya sangat simple hanya cabai dan bawang putih yang di ulek dengan potongan tempe yang telah diinapkan semalaman. Walaupun begitu, nenek dan orang-orang di desa umumnya sudah mensyukuri karunia tersebut dan makan dengan lahap. Tidak ada ayam, tidak ada daging. Kedua jenis lauk tersebut hanya disajikan saat ada perayaan hari besar atau selamatan saja. Dalam kondisi yang serba penuh keterbatasan, hal yang sederhana mampu dinikmati dengan maksimal. Walaupun saya akui rasa sambal tempe sama sekali tidak sederhana, lauk ini laziz dan mantap :)



Tipsnya adalah gunakan tempe yang masih fresh, bumbui dengan garam dan bawang putih kemudian goreng hingga coklat keemasan. Beberapa ada yang suka tempe yang sudah diinapkan beberapa hari atau semangit karena baunya lebih khas. Sambal tempe ini enaknya juga dibuat sesaat waktu akan dimakan kala tempe masih baru keluar dari penggorengan dan bumbu yang digunakan masih segar karena baru di ulek. Sedap!


Yuk kita buat.



Sambal Tempe
Resep diadaptasikan dari buku Kitab Masakan, Kumpulan Resep Sepanjang Masa


Bahan:
- 300 gram tempe yang baru digoreng, tumbuk kasar
- 1 sendok makan minyak untuk menumis
- 1/2 sendok makan gula pasir
- 1/4 sendok makan garam


Bumbu diiris:
- 2 siung bawang putih, iris halus
- 2 siung bawang merah, iris halus


Bumbu dihaluskan:
- 1 ruas kencur
- 5 butir cabai rawit merah


Cara membuat:
Panaskan minyak di wajan, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum dan warnanya transparant. Masukkan bumbu halus, garam, gula, aduk hingga bumbu matang. Tambahkan tempe, aduk-aduk hingga tempe dan bumbu tercampur rata. Cicipi rasanya.







Sajikan dengan nasi hangat dan potongan timun segar. Hmm, jadi lapar.





Beberapa waktu yang lalu seorang teman membawa sekantung tahu goreng ke kantor, tampilannya memang sedikit lebih besar dibandingkan dengan tahu umumnya. Dalam kondisi masih panas, kulitnya yang terlihat crispy dan garing memang menggoda iman, langsung saja kami semua menyerbu ketika si empunya memberikan komando silahkan dicipi. Gigitan pertama semua terdiam, kunyahan berikutnya beberapa teman langsung menyambar gelas minum sementara yang lainnya berteriak dan melotot, "Gila, pedes banget!". Ah ternyata tahu goreng dengan isi sayuran dan daging ini adalah tahu isi spesial bernama Hot Jeletot yang memang kondang super pedas. Teman saya yang membawa tahu hanya cengar-cengir dan menjawab, "Emang enak! Siap-siap sakit perut ya". Walau pedas tetap saja tahu ludes di lahap, dengan bibir bengkak dan merah serta lidah yang mati rasa, saya akui tahu isi super pedas ini memang lezat. ^_^






Seperti biasa kalau ada yang enak-enak seperti ini maka tangan saya pun gatal untuk mencobanya. Kesempatan datang ketika saya pulang dari Lembang membawa segerobak tahu Tauhid yang laziz. Sebagian tahu telah saya permak menjadi tahu gulung isi sosis yang pernah saya posting sebelumnya, silahkan klik disini untuk resepnya, sebagian besar saya goreng begitu saja dan kudap dengan cabai rawit merah.Nah beberapa buah saya sulap menjadi tahu isi super pedas. Saya pernah membuat tahu isi yang jika di kampung halaman saya di Ngawi disebut dengan tahu berontak, silahkan klik disini untuk resepnya. Tahu isi yang ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan tahu berontak atau tahu isi yang umum anda jumpai, bedanya hanya pada bumbu isinya ditambahkan berton-ton cabai rawit merah sehingga menjadi hot, dan tumisan daging ayam cincang agar rasanya lebih lezat. Selebihnya proses pembuatan tahu isi ini sama dengan umumnya.





Untuk bahan isinya, anda bisa menggunakan aneka jenis sayuran, tahu Hot Jeletot sendiri menggunakan rajangan kol, daun bawang dan wortel. Anda tentu saja bisa menggunakan sayuran yang tersedia di kulas seperti rajangan buncis, tauge atau labusiam yang dipotong korak api, semua lezat. Bisa ditambahkan daging ayam atau daging sapi cincang atau seafood jika anda mau sedikit bereksperimen.

Kunci pembuatan tahu isi adalah adonan pelapis harus menutup rapat lubang di tahu sehingga tidak ada minyak yang masuk ke dalam. Minyak yang bersarang di dalam tahu membuat tahu menjadi basah oleh minyak dan rasanyapun hambar karena sari isi tahu keluar saat tahu digoreng. Untuk mencegahnya buatlah adonan pelapis yang kental sehingga ketika tahu dicelupkan, adonan tepung menutup irisan di tahu dengan baik.Selalu serap kelebihan minyak ketika tahu selesai digoreng dengan menggunakan tisu dapur.







Agar tumisan isi bisa masuk ke dalam tahu dengan baik, maka buatlah keratan/sayatan yang tidak terlalu besar pada salah satu sisi tahu. Kelurkan isi tahu dengan jari tangan sehingga meninggalkan rongga di dalam tahu, isi tahu ini bisa anda campurkan ke dalam tumisan isi. Jejalkan adonan isi ke dalam tahu hingga padat. Selebihnya membuat tahu isi ini sangat mudah sekali dan tidak memerlukan waktu yang lama. Jadi mengapa tidak anda coba saja weekend ini untuk mengisi hari libur dan sebagai camilan yang pas menemani hari-hari nan mendung.

Tahu isi super pedas? Yuk mari.... ^_^





Tahu Isi Super Pedas

Resep hasil modifikasi sendiri


Bahan isi:
- 15 buah tahu goreng ukuran 5 x 5 cm
- 150 gram daging ayam cincang
- 1/2 buah wortel, serut kasar
- 5 lembar kol, rajang halus
- 1 batang daun bawang, rajang halus
- 1 batang daun seledri, rajang halus


Bumbu isi, haluskan:
- 3 butir bawang putih
- 4 butir bawang merah
- 1/2 sendok teh merica butiran
- 1 sendok teh kaldu bubuk
- 15 butir cabai rawit merah

- 1 sendok teh garam


Bahan pelapis tahu:
- 100 gram tepung terigu serba guna
- 1 1/2 sendok makan tepung beras
- 1 sendok makan tepung tapioka/kanji


- 1 sendok teh ketumbar bubuk

- 1/2 sendok teh garam
- 1 batang daun bawang rajang halus
- 150 - 200 ml air


Cara membuat:





Siapkan tahu ukuran 5 x 5 cm, lebih kecil lagi akan menyulitkan anda untuk mengisi tumisan isinya. Goreng tahu dengan minyak yang banyak agar kulitnya bisa kering dangaring, angkat jika tahu telah matang kecoklatan. Dinginkan.

Iris salah satu sisi tahu goreng, jangan mengirisnya terlalu besar seperti yang saya lakukan di gambar. Iris seperlunya hanya agar anda bisa mengeluarkan isi tahu dan mudah memasukkan tumisan ke dalamnya. Keluarkan isi tahu dengan mengoreknya menggunakan jari tangan. Sisihka tahu. Masukkan isi tahu ke dalam tumisan isi.

Membuat tumisan isi:





Siapkan wajan, masukkan 2 sendok makan minyak. Tumis bumbu halus hingga matangdan berbau harum, masukkan cincangan ayam, aduk dan tumis hingga ayam matang. Masukkan rajangan sayuran, tumis hingga sayur layu dan matang. Tambahkan isi tahu, aduk rata. Cicipi rasanya. Angkat.

Membuat adonan pelapis tahu:




Siapkan mangkuk, masukkan semua bahan adonan, aduk rata. Sesuaikan jumlah air yang saya cantum kan di atas dengan kekentalan adonan, jangan langsung memasukan semua air yang saya cantumkan di atas, masukkan air sedikit demi sedikit.

Mengisi tahu:
Ambil tahu yang telah dikeluarkan isinya, ambil tumisan isi dan jejalkan ke dalam tahu, dorong dengan ujung jari hingga tahu padat. Lakukan pada semua tahu, tata tahu berisi tumisan di piring.

Gunakan wajan berisi minyak bekas menggoreng tahu, tambahkan minyak jika kurang, panaskan.

Siram 1 sendok makan adonan pelapis ke bagian irisan tahu agar bagian tahu yang terbuka tertutup. Celupkan tahu ke dalam adonan sehingga semua bagian tahu terlumuri. Goreng dalam minyak panas. Lakukan pada tahu yang lain. Jangan terlalu banyak mengisi tahu ke penggorengan.





Goreng tahu hingga permukaannya kecoklatan. Angkat dan tiriskan. Serap kelebihan minyak dengan meletakkan tahu kertas tissu. Tahu isi super pedas siap disantap.Yummy!!

Advertiser

 
Twitter Facebook Dribbble Tumblr Last FM Flickr Behance