0

Sponsor

Iklan Kiri
Tampilkan postingan dengan label Info Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Umum. Tampilkan semua postingan

Pernahkah kalian perhatikan mengapa di negara-negara bercuaca panas para penduduknya menyukai masakan pedas?. Tengok saja di India, Afrika, Amerika Latin dan Asia Tenggara khususnya Indonesia, mereka semua gemar masakan berbumbu pedas.

Yup! tentu saja ada alasannya. Kalian tentu sudah bisa menebak : makanan pedas (tersangka utama : cabai) membuat kita berkeringat. Dan keringat yang keluar membuat tubuh kita dingin lebih cepat. Cukup sederhana bukan ??

Banyak yang berpendapat saat cuaca panas terik maka lebih segar adalah minum segelas es teh segar atau makan es krim. Adalah benar jika kita membuat dingin tubuh lebih cepat. Namun efek selanjutnya justru sebaliknya. Kita akan merasa panas dan gerah kembali setelah beberapa waktu. Hal ini disebabkan karena suhu tubuh internal kita didinginkan terlalu cepat. Tubuh kita berusaha mengimbanginya dengan menaikkan temperatur badan. Hasilnya kita merasa lebih panas !

Sebaliknya, saat kita memakan makanan pedas, maka ia akan menaikkan suhu tubuh internal kita sehingga sama dengan suhu di luar tubuh. Peredaran darah akan meningkat, kita akan mulai berkeringat dan kelembaban kita menguap. Mulailah proses pendinginan dalam tubuh kita. Para ilmuwan menyebut fenomena tersebut dengan "wajah pengecap keringat" karena menilik pada fakta bahwa biasanya kita berkeringat dari daerah wajah terlebih dahulu.

Walaupun bagi kebanyakan orang, makan sambal dan makanan pedas lainnya dirasa kurang "pas" saat cuaca panas, namun faktanya hal tersebut justru dapat membuat kita "cooling down" alias membuat dingin tubuh. Nah, sudah siap membuktikan sendiri? Yuk makan pedas pas cuaca panas.




Siapa yang suka makan makanan pedas kayak keripik setan atau sambal setan? Wah...Setan-setan itu masih nggak ada apa-apanya deh dibandingin 10 saus terpedas di dunia di bawah ini! Mau tau seberapa pedas? Kesepuluh saus pedas tersebut berada pada kisaran level 1 juta sampai 16 juta Scolville!


Scoville Heat Units (SHU) adalah ukuran tingkat kepedasan (jumlah Kapsaisin yang terkandung di dalam cabai). FYI, cabai rawit berada pada tingkat 50.000-100.000 Scoville dan cabai paling pedas di dunia yang berasal dari India, Bhut Jolokia, memiliki level 855.000-1.050.000 Scoville. Jadi...Bisa bayangkan seberapa pedas saus-saus tersebut?


1. Blair's 16 Million Reserve

Jangan main-main sama saus pedas yang satu ini! Blair's 16 Million Reserve merupakan saus paling pedas di dunia, 16 juta Scolville! Saking pedasnya, buat yang berani mencobanya cuma ada 2 pilihan: dirawat di rumah sakit atau langsung ke kuburan
Saus ini diproduksi pada tahun 2006 dan hanya dijual 999 botol saja. Setiap botolnya diberi nomer dan ditandatangani oleh pembuatnya, Blair Lazar. Isi dari satu botol kecil Blair's 16 Million Reserve adalah kristal Kapsaisin murni.
Blair sepertinya memang jagonya bikin saus pedas karena selain "saus setan" yang satu ini, ia juga mengeluarkan berbagai jenis saus pedas, seperti Blair's 6AM (10,3 juta -16 juta Scoville), Blair's T-99 (480.000 - 16 juta Scoville), Blair B-99 (14,7 juta Scolville), Blair's Caldera (10 juta Scolville), dan masih banyak lagi.


2. The Source

Hmmm...Tampilannya sih cantik, tapi jangan tertipu! The Souce diproduksi oleh Original Juan pada tahun 2002 dan memiliki tingkat 7,1 juta Scoville.
Salah satu contoh orang "gila" yang berani mencoba The Source:




3. 357 Mad Dog Pepper Extract

Dinamai sama seperti sejenis pistol terkenal, 357 Mad Dog dibuat dari paprika murni bersertifikasiHPLC. Tingkat kepedasannya mencapai 5 juta Scoville.


4. Magma 4

CaJohns hanya membuat 129 botol saus Magma 4 dengan pedas 4 juta Scoville. Sama seperti Blair's 16 Million Reserve, semua botol ditandatangani dan diberi nomor untuk memberikan ciri khas. Dalam pandangan pertama saus ini terlihat bening, tapi setelah dikocok maka warnanya akan berubah menjadi merah seperti magma.


5. Wanza’s Wicked Temptation

Botolnya sih kelihatan seperti botol saus pedas pada umumnya, tetapi isinya...waduh, bisa berpuluh-puluh kali lebih pedas. Tingkat kepedasannya 2 juta Scoville.


6. Demon Ichor

Demon Ichor atau "Nanah Setan" (aih...namanya kok bikin eneg) merupakan produk keluaran Screamin’ Demon. Dengan tingkat kepedasan 2 juta Scoville, Demon Ichor siap membakar seluruh rongga mulutmu.


7. Da Bomb Final Answer

Bahan untuk membuat Da Bomb Final Answer (1,5 juta Scoville) terdiri dari cabai habanero, ekstrak lada, sari buah aprikot, tepung mustard, bawang putih, dan rempah lainnya. Bukan untuk dikonsumsi langsung dan hanya merupakan aditif makanan saja.
Mau lihat gimana jadinya kalau kamu berani mencoba saus ini? Ini dia jawabannya:




8. Smack My Ass and Call Me Sally - Chets Gone Mad

Duh, namanya kayak rel kereta api, panjaaaang! Jadi kita singkat jadi SMAACMS-CGM saja ya? SMAACMS-CGM (nah loh...jadi malah tambah ribet) adalah merupakan aditif makanan dan sebaiknya tidak boleh digunakan sebagai bumbu masakan. Level saus ini? 1,5 juta Scoville sajah, yah...cuma 700 kali lebih pedas dari Tabasco.


9. Pyro Diablo

Satu tetes Pyro Diablo mengandung 1,5 juta Scolville, cukup untuk "membakar" makan malam untuk satu keluarga. Saus sambal yang didatangkan langsung dari neraka ini (huehehe...bohong kok!) dilengkapi dengan pipet untuk mengukur seberapa banyak penderitaan yang ingin kamu rasakan. Satu tetes? Dua tetes? Terserah kamu layaaw...


10. Cool Million

Cool Million adalah ekstrak lada dengan tingkat kepedasan 1 juta Scoville. Jangan lupa siapkan tabung pemadam kebakaran ya kalau kamu mau nyoba saus yang satu ini.

Sumber : Jelajahunik.us

Foto: Bondan Winarno

Kutai - Kalau di Aceh ada sambal ganja yang sama sekali tidak dibuat dari ganja, di Kutai (Kalimantan Timur) ada sambal raja yang sudah "turun kasta" karena sangat populer di ranah rakyat.

Kenyataannya, Nusantara sebenarnya memang tidak mengenal konsep royal cuisine alias sajian eksklusif untuk para ningrat. Lidah para raja Nusantara ternyata juga setara dengan lidah rakyat jelata, sehingga santapan para raja sebenarnya hanyalah versi mewah dari hidangan sehari-hari – atau dihidangkan dengan peralatan saji yang juga lebih mewah. Di sisi lain, para raja juga tidak membuat aturan eksklusif agar santapan di lingkungan kraton tidak boleh disajikan bagi para kawula.

Demikianlah, nasi liwet dan lauk-pauknya yang khas - yang semula juga merupakan kreasi dapur kraton - menjadi hidangan populer bagi seluruh rakyat. Dan sambal janmuk (janda mengamuk) kreasi janda miskin pun kemudian menjadi sajian favorit di istana raja Melayu-Deli.
Sambal raja dari Kutai ini sendiri sebenarnya tidak selalu disebut sebagai sambal raja. Sajian pedas ini umum juga disebut sebagai sambal kutai - sebuah nomenklatur yang lebih generik. Sambalnya tetap sederhana dan membumi, tetapi disajikan dengan telur dan sayuran yang digoreng untuk memberi sentuhan keistimewaan.

Sambalnya adalah sambal blacan/trasi bernuansa asam karena diberi kucuran jeruk cina (disebut jeruk kunci di Pontianak, limau kasturi di Medan, dan lemon cui di Minahasa). Selain memberi rasa asam, jeruk cina juga mencuatkan aroma harum. Selain rasa asam yang tipis, sambal raja juga harus bernuansa manis dan tidak perlu terlalu pedas. Biji cabenya dibuang, sehingga kesan umumnya memang adalah sambal yang mulus. Sambal ini ditumis dengan minyak hingga mengkilat dan tanak.

Sambal ini menjadi lebih istimewa setelah disajikan dengan berbagai aksesori pendampingnya, yaitu: telur rebus yang dicincang, dan berbagai sayuran - kacang panjang, terong, bawang merah - yang digoreng.

Tanpa lauk lain pun, sambal mewah ini dijamin sudah akan dapat menghabiskan sebakul nasi hangat yang pulen. Di daerah Kalimantan Timur, sambal raja ini sering dipakai untuk mendampingi nasi bekepor, yaitu nasi liwet khas Kutai yang lembut dan gurih.

Lauk lain yang padan dengan sambal raja ini adalah teri goreng atau ikan patin goreng. Tempe dan tahu goreng, maupun tumisan sayur, pun akan menjadi istimewa didampingi sambal raja ini.

Sayangnya, sekalipun cara membuatnya termasuk sederhana, sambal raja ternyata kini sudah semakin jarang disuguhkan sebagai sajian sehari-hari. Ia hanya muncul pada acara-acara khusus yang mewajibkan penampilan makanan-makanan istimewa. Bahkan sudah tak banyak lagi rumah makan di Kalimantan Timur yang menyuguhkan sambal raja ini.

Tidak adanya standar baku penyajian sambal raja pun membuat sambal spesial ini tidak selalu hadir dengan penampilan yang sama. Sambal raja dari Warong Selera Acil Inun di Samarinda, misalnya, berpenampilan beda dari sambal kutai buatan Ruli, istri Butet Kartaredjasa, yang asli Kutai. Untungnya, keduanya sama enak.
Sumber : DetikFood



Kerang yang satu ini memang bentuknya sedikit berbeda dengan kerang kebanyakan. Ia memiliki cangkang yang beruas-ruas mirip seperti bambu. Dengan rasanya yang khas ia pun bisa dibuat menjadi beragam olahan

Oleh masyarakat Jawa Timur dan Madura, kerang bambu yang memiliki nama kerenRazor clams ini dikenal dengan “lorjuk”. Ia merupakan termasuk jenis kerang yang banyak terdapat di perairan atau pantai pesisir pulau Madura.

Kerang bambu ini berbentuk kecil panjang yang biasa hidup di pesisir pantai yang berlumpur. Biota yang termasuk ordo Veneroida ini memiliki cangkang berwarna kecoklatan. Bagian cangkang yang agak putih dilengkapi garis-garis coklat kehijauan, membuat biota ini sekilas mirip dengan bilah bamboo.

Untuk mendapatkan kerang bambu ini biasanya masyarakat Surabaya atau Madura memanfaatkan laut saat surut. Kemudian mereka berburu lorjuk yang terjebak dalam sedimen laut dengan menggunakan peralatan yang sederhana.

“Terkadang mereka juga menaburkan garam pada lubang yang diduga sebagai habitat kerang penggali ini. Kadar garam yang sangat tinggi menyebabkan Ensis akan keluar lubang untuk mencari kondisi yang lebih nyaman. Hal ini membuat para pengumpul kerang bambu dapat melakukan penangkapan dengan mudah,” tutur Yatno, salah satu pemburu lorjuk.

Setidaknya di pesisir Madura ada 100 orang pemburu lorjuk yang berburu kerang ini di pagi dan sore hari saat air laut surut dan sebagian besar merupakan kaum ibu yang memang tidak bisa melaut.




Kerang Bambu yang masih segar (Dok. Pribadi)



Oleh masyarakat pesisir khususnya Madura lorjuk banyak di manfaatkan sebagai jajanan atau bahan penyedap masakan agar terasa lebih nikmat. Olahan lorjuk bisa menghasilkan produk seperti krupuk lorjuk, petis lorjuk,rengginang lorjuk dan kacang lorjuk.

“Selain itu lorjuk juga bisa dimasak secara langsung sebagai kuliner yang disajikan sebagi lauk pauk dalam bersantap atau bisa dicampurkan dengan kuliner lainya seperti soto,” tutur Anafiah Rahmawati dari Kenjeran, Surabaya.

Rasa dari lorjuk yang telah digoreng kering gurih-gurih asin walaupun ada sedikit rasa amisnya namun tetap lezat, bahkan ada sebagian orang yang suka mengkonsumsinya dengan nasi hangat plus sambal.

Karena bentuknya yang cukup kecil dan tingkat kesulitannya inilah yang membuat harganya relatif mahal untuk per kemasannya. Untuk menyiasatinya maka pedagang kreatif mengolah lorjuk menjadi campuran dalam rengginang dan kacang, sehingga rasa dari rengginang lorjuk dan kacang lorjuk menjadi lebih gurih dan enak.



Pengolahan sederhana

Lorjuk hasil perburuan di pantai saat surut harus diproses di hari yang sama karena jika dibiarkan sehari saja, lorjuk akan mengeluarkan cairan yang kurang sedap. Dengan air tawar lorjuk kemudian dibersihkan dari air laut.

“Ini dilakukan untuk mengurangi kadar air laut dan asinnya dari lorjuk sehingga menjadi lebih gurih dan sedap. Setelah terkena air tawar, lorjuk akan lemah dan mati.” tutur Anafiah.

Dan setelah bersih lorjuk ini kemudian direbus tanpa air karena tubuhnya akan mengeluarkan cairan yang khas seperti kaldu. Cairan inilah yang kemudian memberikan bumbu dan rasa pada lorjuk.

Lorjuk yang telah matang kemudian dijemur. Penjemuran ini dilakukan di bawah sinar matahari. Dengan berkurangnya kadar air, lorjuk lebih awet dan citarasa lorjuk lebih terasa. Setelah kering, cangkang lorjuk akan mengelupas dengan sendirinya dan bisa dikupas dengan mudah.

“Penjemuran harus dilakukan di bawah matahari terik, dulu pernah mencoba dengan menggunakan oven tapi keringnya tidak merata. Lorjuk hanya kering di bagian luar saja, dalamnya masih basah,” urai Anafiah.

Daging lorjuk kemudian dipisahkan sedangkan kulit dan cangkang lorjuk sendiri bisa digunakan untuk tepung dan campuran pakan ternak. Diyakini, pakan dengan campuran tepung lorjuk, sapi bisa menghasilkan susu yang lebih sehat.

Daging lorjuk yang telah dikupas kemudian dijemur lagi selama dua hari. Selain untuk mengeringkan daging lorjuk, pengeringan ini memberikan daya awet yang alami bagi daging lorjuk yang akan dibuat olahan.



Beragam Olahan

Lorjuk yang telah kering kemudian digoreng. Cara penggorengannya pun memiliki trik tersendiri hingga bisa menghasilkan lorjuk yang renyah tapi tidak gosong. Cukup 15 menit lorjuk digoreng langsung diangkat. Lorjuk goreng ini bisa tahan sampai berbulan-bulan. “Lorjuk goreng ini juga cukup digemari, harganya pun cukup mahal. Bisa mencapai Rp. 200 ribu per kilogramnya di saat musim panceklik,” tutur Anafiah.

Air bekas rebusan lorjuk pun bisa dimanfaatkan kembali menjadi petis lorjuk. Cara pembuatannya pun cukup mudah, air rebusan lorjuk ini dipanaskan kembali hingga 4 jam lamanya, tergantung dari banyak tidaknya kaldu yang dihasilkan.




Cangkang lorjuk (dok. pribadi)



Selama perebusan kembali, air sisa rebusan lorjuk harus terus menerus diaduk supaya tidak ada kaldu yang menggumpal di dasar rebusan. Kaldu lorjuk yang menggumpal bisa menggosongkan petis.

“Air sari lorjuk yang mengental menjadi kecokelatan seperti pasta. Karena sudah mengandung rasa lorjuk, petis hanya tinggal diberi penyedap rasa sebagai penambah dan penguat rasa,” urai Anafiah.

Masih ada satu olahan istimewa dari lorjuk yakni rengginang lorjuk. Sentranya ada di Desa Prinduan, Pamekasan Madura. Rengginang dibuat pada malam hari agar bisa dijemur di pagi harinya.

Rengginang adalah sejenis kerupuk tebal yang terbuat dari nasi atau beras ketan yang dikeringkan dengan cara dijemur di bawah panas matahari lalu digoreng panas dalam minyak goreng dalam jumlah yang banyak.

Agak berbeda dari jenis kerupuk lain yang umumnya terbuat dari adonan bahan yang dihaluskan seperti tepung tapioka atau tumbukan biji melinjo, rengginang tidak dihancurkan sehingga bentuk butiran nasi atau ketannya masih tampak. Seringkali rengginang dibuat dari nasi sisa yang tak termakan, lalu dijemur dan dikeringkan untuk kemudian digoreng dan dijadikan rengginang. Rengginang dapat digoreng tanpa diberi bumbu maupun rasa, asin atau manis.

Sumber : Kompasiana
Sebuah restoran India di Grantham Inggris, memiliki sajian kari terpedas di dunia. Menu bernama Vidhura The Widower Curry ini diklaim sebagai kari terpedas di dunia, dan belum pernah ada pengunjung yang sanggup menghabiskannya.


     Namun ceritanya berubah ketika seorang dokter yang perprofesi sebagai konsultan radiologi, Ian Rothwell (55), berhasil menghabiskannya, awal Januari 2013 lalu.
     Tingkat kepedasan menu ini konon mencapai 6 juta skala Scoville! Sebagai perbandingan, cabai rawit di Indonesia rata-rata mencapai 50 ribu Scoville saja. Jadi bayangkan betapa pedasnya menu ini.
     Ian membutuhkan waktu lebih dari 1 jam menghabiskan menu ini, termasuk ketika ia mengalami halusinasi karena kepedasan.
     Sang executive chef, Muhammed Karim, membocorkan resep menu super pedas ini. Di antaranya 20 buah naga chili (cabai terpedas di dunia asal India), 1 sendok teh ekstrak cabai naga murni, 3 sendok teh ekstra hot chili powder, bindi spice mix, chopped onions, garam, dan 6 buah cabai rawit. Wow!
     Karim mengakui ketangguhan Ian menahan rasa pedas. "Sebelumnya, lebih dari 300 orang yang mencobanya tak lebih dari 7 sendok saja, dan mereka menyerah," kisahnya.
     Wah, ada-ada saja, ya? (dailymail.co.uk)

Sumber : Sajian Sedap
Sajian khas Italia versi paling pedas ini bisa Anda jumpai di Inggris. Tepatnya di gerai Paul's Pizza, Brighton, East Sussex.

     Akhir tahun 2012 lalu, sang pemilik gerai, Paul Brayshaw meluncurkan pizza super pedas berjuluk "Saltdean Sizzler" karena kecintaannya pada makanan pedas.
Untuk pizza yang konon 3 kali lebih pedas ketimbang cabai terpedas di dunia ini, Paul menggunakan cabai terpedas di dunia, yaitu ghost chilli. Selain cabai, ia juga menambahkan pasta cabai yang dibuat dari ekstrak cabai untuk membedakan 9 level pedas yang ia tawarkan.
     Sekilas, penampilan pizza berdiameter 25 sentimeter ini layaknya pizza biasa. Taburan pepperoni dan olesan saus berwarna kemerahan layaknya saus tomat bisa menipu Anda. Saat di santap, wow! Rasa pedasnya seperti meledak di mulut. Konon, tingkat kepedasannya mencapai 3,2 juta Scoville. Bandingkan dengan cabai rawit di Indonesia yang 'hanya' mencapai 50.000 - 100.000 scoville.
     Sudah lebih dari 100 orang yang menguji nyali untuk mencicipi pizza seharga 15 poundsterling, atau setara Rp 220 ribu ini. Hasilnya? Hanya 9 orang yang berhasil menghabiskan pizza ini dan sukses menempatkan namanya di 'Hall of Flame'. Sementara sisinya masuk ke daftar 'Hall of Shame' karena tak mampu menghabiskannya. "Saya sendiri hanya kuat menyantap 2 potong, dari 8 potong pizza utuh," ujar Paul.
     Nah, Anda tertarik untuk menjadi orang ke-10 yang menempatkan namanya di Hall of Flame di Paul's Pizza? (dailymail.co.uk)

Sumber : Sajian Sedap


Suatu makanan dapat terasa pedas berkat senyawa kimia yang bernama capsaicin atau allyl isothiocyanate. Zat ini juga lah yang menyebabkan sensasi terbakar pada lidah anda. Capsaicin adalah senyawa kimia yang ditemukan dalam buah-buahan dari genus Capsicum, contohnya paprika. Senyawa ini biasanya terdapat dalam jumlah relatif tinggi pada biji, serta dalam konsentrasi rendah di bagian lainnya.


Capsaicin ini merupakan pertahanan alami yang dimiliki oleh tanaman genus Capsicum yang bertujuan untuk melindungi benih tanaman ini. Capsaicin bekerja sebagai pencegah untuk menghentikan berbagai hewan, terutama mamalia agar tidak memakan buah tanaman ini sehingga tidak merusak biji yang terkandung di dalamnya. Selain itu, capsaicin juga berfungsi untuk melindungi tanaman sebagai senyawa pembunuh jamur parasit.


Senyawa kimia ini tidak hanya akan menyebabkan sensasi "panas" di lidah anda, tetapi juga akan mengiritasi selaput lendir di hidung. Hal ini selanjutnya akan menyebabkan selaput lendir hidung mengalami proses peradangan. Proses peradangan akan memicu kelenjar yang memproduksi selaput lendir untuk menghasilkan sejumlah selaput lendir tambahan sebagai mekanisme pertahanan untuk mencegah suatu substansi atau partikel yang tidak diinginkan menyebabkan iritasi. Dan hal inilah yang menyebabkan kenapa hidung anda meler saat mengkonsumsi makanan pedas.


Selain mengiritasi selaput lendir di hidung, capsaicin juga dapat mengiritasi selaput di mata anda. Hal ini akan menyebabkan saluran air mata anda untuk bekerja secara ekstra untuk mencegah iritasi lebih jauh di mata. Hal inilah yang menyebabkan mengapa mata anda juga berair ketika anda makan makanan pedas. Selanjutnya air mata juga akan mengalir ke dalam saluran hidung dan membuat hidung anda lebih meler lagi dari sebelumnya.


Pada akhirnya capsaicin juga akan mengiritasi berbagai jaringan dalam tubuh anda, seperti usus pada saluran pencernaan anda. Hal ini menyebabkan tubuh anda bereaksi dengan mencoba untuk mendorong zat iritan ini keluar dengan cepat dari saluran pencernaan. Inilah sebabnya mengapa setelah mengkonsumsi makanan pedas anda kadang-kadang merasa melilit dan kotoran anda menjadi lebih encer dibanding biasanya karena belum sempurnanya proses pencernaan.

Sumber : adipedia


Lidah orang Indonesia kebanyakan suka makanan pedas. Tak heran jika kebiasaan makan makanan pedas sulit untuk dihilangkan. Makanan pedas bisa memberikan manfaat kesehatan tapi juga ada dampaknya.

Selain menambah citarasa makanan dan nafsu makan seseorang, cabai atau kari yang pedas dapat membuat tubuh sehat. Rasa pedas dan sensasi terbakar yang dihasilkan cabai disebabkan oleh konsentrasi tinggi dari bahan aktif yang disebut capsaicin.

Bagaimana ciri tubuh sudah tidak kuat makanan pedas?

Yang harus dilakukan kenali sinyal yang diberikan oleh tubuh. Jika sudah tidak bisa mentoleransi makanan pedas tandanya adalah rasa panas di perut.

Umumnya orang yang memiliki gangguan pada pencernaan seperti hernia hiatus, gangguan usus dan lambung disarankan untuk menghindari atau mengurangi makanan pedas agar tidak memperburuk kondisinya.

Berikut manfaat dan dampak negatif bagi kesehatan akibat mengonsumsi makanan pedas seperti dikutip dari Askmen dan Arxmanhealth, Kamis (3/3/2011):

Dampak positif makanan pedas


  • Senyawa turmeric (yang ada di makanan kari) dalam makanan pedas memiliki kemampuan untuk mengurangi peradangan sendi dan kerusakan tulang pada manusia, sehingga bisa bermanfaat untuk orang dengan arthritis (peradangan sendi).
  • Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi cabai dan kari secara teratur bisa mengurangi risiko kanker. Senyawa capsaicin dalam cabai bisa membunuh sel kanker dengan menyerang mitokondria tanpa merusak sel-sel yang sehat serta meringankan rasa sakit di mulut bagi penderita kanker, sedangkan kurkumin dalam bumbu kari memiliki efek anti kanker.
  • Makanan pedas dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung serta meningkatkan kemampuan tubuh untuk melarutkan bekuan darah.
  • Mengonsumsi makanan rempah seperti cabai bisa membuat seseorang berkeringat sehingga mengurangi derita saat pilek dan flu.
  • Sebuah studi menetapkan makanan pedas bisa mempercepat metabolisme dan membantu tubuh membakar kalori lebih cepat.
  • Konsumsi cabai bisa meningkatkan sirkulasi peredaran darah dan menurunkan tekanan darah, serta tingginya kadar vitamin A dan C bisa membantu memperkuat dinding pembuluh darah yang membuatnya menjadi elastis dan lebih mampu menyesuaikan diri dengan perbedaan tekanan darah.
  • Mengurangi rasa nyeri dan ketidaknyamanan, senyawa capsaicin diketahui bisa mengurangi kadar dari zat P, yaitu suatu neurotransmitter dari sinyal rasa sakit.

Dampak negatif makanan pedas

  • Mengonsumsi makanan pedas bisa menimbulkan iritasi dengan membentuk pola aneh (mengubah geografis) dari lidah.
  • Terlalu sering mengonsumsi makanan yang pedas bisa mengurangi lapisan yang berfungsi melindungi lambung. Jika terlalu sering maka lapisan ini akan semakin menipis yang membuat lambung rentan terkena infeksi.
  • Pada beberapa orang, makanan pedas bisa mengganggu produksi asam lambung sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman di perut.
  • Makanan pedas bisa memberikan pengaruh buruk terhadap kualitas tidur atau menyebabkan insomnia. Hal ini karena makanan pedas meningkatkan suhu tubuh dan siklus pertama dari tahapan tidur sangat sensitif terhadap makanan yang pedas. Untuk itu sebaiknya hindari mengonsumsi makanan pedas di malam hari.
  • Terus menerus mengonsumsi makanan pedas bisa mengurangi sensasi rasa di lidah sehingga seseorang menjadi kurang bisa mengenali rasa dari makanan atau minuman yang dikonsumsinya.

Sumber: adipedia

Cabe merupakan salah satu bumbu dasar untuk penyedap rasa masakan, umumnya berwarna merah menyala atau hijau tua. Jika cabe dibelah, maka kita akan menemukan tangkai putih di dalamnya yang mengandung zat capsaicin yang seperti minyak dan menyengat sel-sel pengecap lidah. Zai inilah yang mengakibatkan cabe menjadi pedas dan panas di lidah ketika kita mengkonsumsinya. Tapi zat ini jugalah yang membuat orang ketagihan dan kecanduan saat menyantap makanan.

Namun, dibalik sensasi rasa pedasnya terdapat berjuta manfaat dan kandungan gizi yg belum kita ketahui sebelumnya. Selain berkhasiat untuk meningkatkan nafsu makan juga memiliki manfaat lain untuk tubuh.

Contohnya, pada cabe rawit yang rasa pedasnya luar biasa, ternyata mengandung vitamin C dan betakaroten (provitamin A) yang konon dapat mengalahkan kandungan pada buah-buahan seperti mangga, nanas, papaya atau semangka. Bahkan menurut penelitian, kadar mineralnya, terutama kalsium dan fosfor mengungguli ikan segar. Sebetulnya di antara jenis-jenis cabai lainnya, paprika merah memiliki kandungan vitamin C yang paling tinggi, hingga dua kali lipat.

Sementara kadar betakarotennya pun lebih unggul dibandingkan dengan paprika hijau, 9 kali lebih besar. Sebagian besar kandungan betakaroten paprika terkonsentrasi pada bagian di dekat kulit.

Adapun manfaat cabe yang lainnya yaitu :

1. Penyembuh Luka
Jika jari Anda secara tidak sengaja teriris pada saat memasak, pada umumnya Anda akan mencari obat merah untuk menyembuhkannya. Namun walaupun Anda telah member obat merah pada luka, rasa sakit/nyeri tetap saja berasa kuat.

Alternatif obat merah yang tidak hanya mencegah infeksi tapi juga segera meredakan rasa nyeri dan pendarahan sehingga mempercepat proses penyembuhan adalah cabe merah. Caranya, adalah cabe merah dikeringkan kemudian ditumbuk sampai halus.

Setelah itu ditaburkan pada luka-luka. Bubuk cabai tersebut tidak akan membuat perih luka Anda. Justru sebaliknya, cabe akan menghentikan dengan cepat nyeri dan pendarahan yang ada. Ini disebabkan karena adanya zat capsaicin pada cabe merah yang menghilangkan rasa sakit.

2. Pereda Demam Tinggi
Dibandingkan dengan pengobatan konvensional, mengatasi demam tinggi dengan cabe merupakan solusi alternatif yang mudah, murah dan cepat. Tapi yang dugunakan bukan buah cabenya tapi daunnya.

Caranya, pertama ambil segenggam daun cabai rawit, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan 1 sendok minyak selada dan campurkan kedua bahan ini sampai rata. Setelah itu tempelkan ramuan pada ubun-ubun atau dibalurkan pada seluruh badan.

Selimuti badan penderita dengan selimut yang tebal. Tak berapa lama, badan akan mengeluarkan keringat, sehingga panas badan akan menurun dengan cepat.

3. Meredakan pilek dan hidung tersumbat
Karena cabe mengandung zat capsaicin yang dapat mengencerkan lender, sehingga lendir yang tersumbat dalam rongga hidung akan menjadi encer dan keluar. Akibatnya, hidung menjadi tidak tersumbat lagi. Ini berlaku pada sinusitis dan juga batuk berdahak.

4. Mencegah Stroke
Cabe dapat memperkecil risiko terserang stroke, penyumbatan pembuluh darah, impotensi, dan jantung koroner. Karena, dengan mengkonsumsi capsaicin secara rutin darah akan tetap encer dan kerak lemak pada pembuluh darah tidak akan terbentuk. Sehingga, darah akan mengalir dengan lancar. Jadi, cabe juga berkhasiat mengurangi terjadinya penggumpalan darah (trombosis).

5. Meringankan sakit kepala dan nyeri sendi
Pernah dengar kan nasihat kalau pusing, makan yang pedas-pedas? Nasihat itu ada benarnya karena rasa pedas yang ditimbulkan capsaicin dapat menghalangi aktivitas otak ketika menerima sinyak rasa sakit dari pusat sistem saraf. Terhambatnya perjalanan sinyal ini akan mengurangi rasa sakit yang kita derita.

Selain itu cabe berkhasiat juga untuk meredakan migrain

6. Meningkatkan nafsu makan
Karena capsaicin dapat merangsang produksi hormon endorphin, hormon yang mampu membangkitkan rasa nikmat dan kebahagiaan. Sehingga, nafsu makan menjadi bertambah.

7. Menurunkan kadar kolesterol dan sebagai antibiotik alami

8. Memiliki kandungan antioksidan
Yang dapat digunakan untuk mengatasi ketidaksuburan (infertilitas), afrodisiak, dan memperlambat proses penuaan

Dari semua khasiat tersebut akan kita dapatkan, Jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, karena jika tidak justru cabe dapat mengakibatkan sakit perut yang dahsyat bagi pengkonsumsinya.


Sumber: adipedia


Tumbuhan mungil ini tampak seperti stroberi layu. Namun cabai terpedas di dunia itu mampu membuat orang dewasa menangis akibat luka bakar dan lepuh di mulut.

Cabai ‘infinity’ yang resmi diakui sebagai cabai terpedas di dunia ini tumbuh di taman Lincolshire, Inggris, oleh mantan satpam yang sangat mencintai makanan pedas, Nick Woods.

“Cabai ini sangat bedas sehingga membuat Anda gemetar tidak terkendali serta tidak mampu berbicara,” kata Woods.


Cabai diberi nama ‘infinity’, karena dianggap memberikan sensasi terbakar tanpa henti (infinite) itu berhasil masuk daftar Guinness World Records.

Pengujian dilakukan oleh Warwick Univeristy dengan skala Scoville untuk mengukur panas cabai. Infinity berasio 1.067.286 dibandingkan tabasco yang hanya bernilai 5 ribu.


Source: http://teknologi.inilah.com/read/detail/1248702/ini-dia-cabai-terpedas-di-dunia
Sumber: http://www.adipedia.com/2011/02/ini-dia-cabai-terpedas-di-dunia

Kuliner Indonesia terkenal akan keanekaragaman rempah dan pedasnya. Bahkan bagi sebagian orang banyak yang merasakan kurang nikmat bila tidk ada pedasnya. Akan tetapi makanan pedas memiliki berbagai efek pada tubuh seperti umumnya adalah perut mulas atau diare.

Ternyata memakan makanan terlalu pedas pun bisa menyebabkan beberapa penyakit kronis sebagai berikut :

Maag akut
Gastritis disebabkan peradangan dari mukosa lambung, membran yang melapisi perut. Serangan ringan gastritis terkadang dirasakan sesekali. Namun kebanyakanorang berpikir itu hanyalah gangguan pencernaan sederhana. Gastritis akut biasanya ditandai dengan gejala seperti muntah, mual, demam, diare, serta sakit kepala.
Insomnia
Konsumsi makanan pedas meningkatkan temperatur tubuh yang menyebabkan insomnia. Sebaiknya hindari memakan makanan pedas saat makan malam.

Kehilangan Nafsu Makan
Makanan pedas aman dikonsumsi jika masih dalam batas yang wajar. Kebanyakan orang biasanya memakan makanan pedas 3 hingga 4 kali seminggu.

Ulkus Gaster
Makanan pedas dapat menyebabkan luka pada lapisan mukosa yang sensitif atau pada usus kecil, yang biasa disebut duodenum (ulkus duodenum), atau juga di esofagus (ulkus kerongkongan). Tukak lambung yang menyakitkan biasanya menyebabkan rasa terbakar di perut, mual, muntah, dan penurunan berat badan.

Refluks Asam
Refluks asam adalah pengaliran kembali isi lambung ke dalam kerongkongan. Penyakit ini dapat menyebabkan nyeri, peradangan, serta kerusakan kerongkongan. Makanan pedas pada dasarnya merupakan kombinasi asam. Ketika terlalu banyak asam masuk kedalam perut, maka akan berpotensi merusak dinding lambung.


Sumber : Info Jajan

Menikmati makanan tanpa ada sensasi spicy yang menambah nafsu makan tentu akan membuat anda semakin bersemangat menghabiskan menu makan anda. Tidak jarang banyak orang yang menggilai makanan-makanan pedas seperti rending, sambal atau juga malah kimchi dari Korea yang sekarang sedang happening.
Nah, ngomong-ngomong soal makanan pedas, ini dia daftar 7 makanan paling pedas dari seluruh penjuru dunia.

  1. Sambel uleg – Indonesia
Yang pertama, adalah makanan khas Indonesia yang mendapatkan presetasi menjadi makanan paling pedas yaitu sambeli uleg. Wajar saja kalau sambel uleg dinobatkan menjadi makanan yang paling pedas karena sambel ini terbuat dari banyak cabai rawit dan cabai merah yang menghasilkan menu yang akan membuat anda keringetan saat menyantapnya.

  1. Vindaloo – India
              
Lalu selanjutnya ada makanan bernama Vindaloo dari India yang masuk menjadi urutan ke dua dari makanan paling pedas. Ya, makanan yang kaya akan rempah ini dibuat dari adas, biji mostar, cabai kering, ketumbar dan jahe yang dicampur kemudian digunakan untuk merendam daging ayam sebelum akhirnya daging dimasak dengan bumbu yang sama sampai matang. Pedasnya tentu saja hingga menusuk ke tulang!

  1. Wot – Ethiopia
              
Tahukah anda kalau negara di Afrika ini mempunyai hidangan super pedas yang bernama wot. Di Ethiopia, wot adalah masakan super lezat yang dibuat dari campuran sekilo bawang merah, bawang putih, jahe dan juga cabai kering dengan jumlah tidak terbatas. Berani mencoba?

  1. Jerk chicken – Karibia
       
Karibia ternyata tidak hanya mempunyai wisata bahari yang mempesona tetapi juga makanan yang tidak kalah pedas bernama Jerk chicken. Sesuai namanya, ayam yang satu ini memang merepotkan penikmatnya karena terbuat dari bumbu cengkeh, kayu manis, daun bawang, pala, thyme, bawang putih dan cabai scotch bonnet yang sangat pedas di bibir dan perut. Tahu dong bagaimana kerepotan yang ditimbulkan dari makanan ini?

  1. Suicide chicken – Amerika
              
Makanan yang terbuat dari daging ayam dengan bumbu saus Tabasco, potongan cabai kering dan cabai segar cincang yang sudah digoreng kering ini memang membuat anda ingin bunuh diri setelah mencium dan merasakan sensasi pedasnya yang menyengat. Jadi, karena rasa pedas yang dihasilkannya makanan ini dinobatkan untuk menempati urutan kelima makanan paling pedas sedunia.

  1. Kimchi – Korea
              
Semua orang pasti sering mendengar nama Kimchi dari Korea yang sekarang sedang digemari, apalagi bagi anda yang hobi menyantap makanan pedas. Kimchi sendiri adalah acar kubis yang sudah direndam di dalam air yang berisi campuran jahe, cabai, bawang putih dan bawang merah. Jadi pedas yang dihasilkan tidak hanya di bagiann luar tetapi hingga gigitan terakhir.

  1. Lobak lada Sichuan – China
              
China ternyata tidak mau ketinggalan memberikan sumbangan makanan terpedas. Kali ini makanan itu bernama lobak lada Sichuan yang terbuat dari lobak yang disajikan dengan lada shicuan yang terkenal pedas dan ditambah dengan bird’s eye chilis atau potongan cabai untuk memperkuat rasa pedasnya.

Sumber : Carapedia





DALAM Kesaksian tentang Bung Karno, Mangil Martowidjojo, salah seorang mantan ajudan Bung Karno, membeberkan kebiasaan makan sehari-hari presiden pertama RI itu. Bung Karno menyukai hidangan sederhana: semangkuk kecil nasi dengan sayur asem atau sayur lodeh plus telur mata sapi atau ikan asin. Satu lagi yang tak boleh dilupakan: sambal. Cara penyajian yang disukai Bung Karno, langsung dihidangkan di atas cobeknya.

Sambal dan cabai yang jadi bahan bakunya tak bisa dilepaskan dari keseharian orang Indonesia. Nyaris setiap daerah memiliki versi sambal masing-masing, juga beragam hidangan yang diolah dengan bumbu cabai.

Dalam peradaban manusia, cabai sudah ada setidaknya sejak 6.000 tahun silam. Ini terungkap dalam sebuah laporan berjudul Starch Fossil and the Domestication and Dispersal of Chili Peppers (Capsicum spp.L.) in the Americas, hasil penelitian sekelompok ilmuwan yang dikepalai Linda Perry dari Smithsonian Institution.

Kesimpulan itu didasarkan atas temuan mikrofosil bubuk cabai dalam hidangan suku Indian Zapotec yang ditemukan di tujuh lokasi berbeda di Kepulauan Bahama hingga bagian selatan Peru. Orang-orang di masa itu biasa menyimpan cabai dalam keadaan segar atau mengeringkannya terlebih dahulu untuk kemudian menggunakannya untuk bumbu beragam masakan.

Sementara sambal ditemukan dalam hidangan Indian Maya, salah satu suku di Amerika Latin. Mereka diperkirakan mulai menciptakan salah satu versi sambal pertama di dunia sekira 1.500-1.000 SM. Bubuk cabai dicampur dengan air dan bahan-bahan lain agar citarasanya lebih nikmat. Versi sambal sederhana itu kemudian menjadi pelengkap makan Tortilla, sejenis roti pipih yang terbuat dari jagung giling atau gandum.

Di kalangan suku-suku purba di Amerika Latin, cabai memiliki posisi penting. Dalam America’s First Cuisines, ahli sejarah makanan Sophie Dobhanzsky Coe menulis bahwa cabai ada nyaris di setiap tempat di Amerika Latin. Suku-suku asli nyaris tak pernah lupa membubuhkan cabai ke dalam makanan mereka.

Bagi orang-orang Aztec, cabai adalah salah satu bentuk kenikmatan hidup. Catatan yang dibuat pendeta Fransiscan, Bernardino de Sahagun, pada 1529 menunjukkan, ketika para pendeta Aztec berpuasa untuk memuja para dewa, ada dua hal yang wajib dihindari: seks dan cabai.

Karena cabai tak mengandung banyak kalori, para ilmuwan masa itu yang meneliti tentang bahan makanan tak memperhitungkan jenis tanaman ini. Padahal cabai kaya akan vitamin A dan C, juga zat unik yang disebutcapsaicin. Zat inilah yang membuat rasa pedas dan menyengat pada cabai. Dalam jumlah kecil cabai dapat memperlancar pencernaan.

Cabai juga pernah dijadikan senjata dalam perang. Sophie Dobhanzsky Coe mengisahkan bagaimana orang-orang Indian menyerang benteng yang dibangun Christopher Colombus di Pulau Santo Domingo dengan melontarkan buah-buah labu yang diisi campuran abu kayu dan cabai yang ditumbuk. Orang-orang Indian Aztec menggunakan asap cabai sebagai semacam senjata kimia. Asap cabai yang dibakar juga dipakai sebagai disinfektan sekaligus obat antiserangga yang konon amat mujarab.

Penyebaran cabai ke seluruh dunia dipelopori Christopher Colombus. Ketika bertolak pulang ke Spanyol dari Amerika Latin, Colombus membawa biji-biji cabai untuk dipersembahkan kepada Ratu Isabella dari Spanyol. Sebetulnya Colombus salah kira bahwa yang dia bawa adalah lada hitam, yang saat itu merupakan komoditas sangat mahal. Bagi Colombus rasa keduanya tak jauh berbeda. Dari Spanyol biji cabai mulai merambah Eropa lalu dunia.

Manguelonne Toussain-Samat dalam A History of Food menulis, untuk perut orang Eropa yang sensitif rasa cabai agak terlalu panas. Cabai tak digunakan dalam makanan. Orang Jerman dan Prancis bagian utara menggunakan sejumlah kecil cabai untuk menambah rasa ke dalam bir sekaligus mengawetkannya. Orang Inggris menggunakannya untuk membuat acar. Tapi di Afrika, Arab, dan Asia, cabai menjadi komoditas yang sangat populer. Cabai meresap dan melengkapi berbagai hidangan dan makanan.

Menurut Wendy Hutton dalam Tropical Herbs and Spices of Indonesia, orang-orang Portugis-lah yang membawa dan memperkenalkan biji-biji cabai ke Indonesia pada abad ke-16 hingga awal abad ke-17. Namun ada beberapa indikasi bahwa cabai sudah dikenal di Indonesia jauh sebelumnya. Arkeolog Titi Surti Nastiti dalam Pasar di Jawa Masa Mataram Kuna Abad VII-XIV mengungkapkan, teks Ramayana abad ke-10 telah menyebut cabai sebagai salah satu contoh jenis makanan pangan. Di masa Jawa Kuno, cabai juga menjadi komoditas perdagangan yang langsung dijual.

Di masa VOC, sambal juga cukup populer di kalangan orang-orang Eropa yang tinggal di Hindia. Ragam sambal menjadi bagian dari risjttafel –set hidangan komplet berisi nasi, lauk-pauk, dan sayuran khas Indonesia.Risjttafel tergolong makanan mewah saat itu. Selain itu ada juga orang-orang Indo yang alih-alih mengoleskan selai lebih suka mengoleskan sambal di atas roti mereka.

Selain lezat dihidangkan, cabai juga pernah dijadikan bentuk hukuman yang menyakitkan. Jan Breman dalam Taming the Coolie Beast: Plantation Society and the Colonial Order in Southeast Asia mengisahkan deraan yang diberikan kepada para kuli perkebunan, terutama perempuan, di Tanah Deli yang melakukan kesalahan. Karena menolak cinta salah seorang mandor perkebunan dan lebih memilih kekasihnya–yang juga kuli, seorang kuli perempuan berusia 15 tahun diikat telanjang di sebilah tonggak selama berjam-jam. Agar dia tak pingsan, alat kelaminnya dibaluri cabai.

Hingga saat ini cabai dan sambal tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari kebiasaan makan orang Indonesia. Begitu pentingnya sampai-sampai ketika panen cabai gagal di pertengahan 2010, harga cabai pun melonjak hingga Rp 60.000 per kilogram. Kontan saja ibu-ibu menjerit –bukan karena kepedasan tapi karena tak bisa menghidangkan sambal di ruang-ruang makan keluarga.
(di copy paste apa adanya dari www.majalah-historia.com)


Orang Indonesia pasti kenal istilah ‘sambal’, malah ada yang ga bisa makan kalo ga ada sambal. Coba aja liat di warung, restoran, bahkan jajanan bakso pinggir jalan juga lengkap dengan sambal. Banyak orang yang menikmati panas dan pedasnya sang sambal, tapi saya yakin masih sedikit yang mengetahui manfaat sambal untuk tubuh kita.
Sebelum kita masuk ke manfaat sambal bagi tubuh, sebaiknya kita mengetahui dulu kandungan utama dalam sambal yang puedes des des. Sambal yang mempunyai bahan utama cabai, yang datang dalam ratusan varietas yang berbeda, masing-masing dengan warna & bentuk rasa yang unik, dan faktor panas yang berbeda juga. Secara umum apabila semakin panas rasa cabai tersebut, maka semakin banyak kandungan capsaicinnya.
Capsaicin? Makhluk apaan nih?? Hehe.. iya ini nih yg bikin mulut kita panas. Capsaicin adalah  bahan aktif dalam cabai yang dapat membuat mulut berasa terbakar. Zat fitokimia yang terdapat di dalam paprika ini juga merupakan komponen aktif dari semprotan merica digunakan untuk membela diri.
Namun bagi manusia, ketika capsaicin dikonsumsi dalam bentuk yang agak encer, seperti dalam sambal botol, ternyata memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh loh. Siap untuk menambahkan sedikit ‘pedas’ untuk hidup kita? Nih tujuh alasan untuk memanaskan lidah kita di acara makan berikutnya.
1. Melawan Kanker. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam sebuah Cancer Research menemukan bahwa capsaicin menyebabkan sel kanker untuk bunuh diri (sadis ga tuh..?!?). “Capsaicin menghambat pertumbuhan sel kanker prostat manusia” kata Dr H. Phillip Koeffler, direktur hematologi dan onkologi di Cedars-Sinai Medical Center dan profesor kedokteran di University of California, Los Angeles. Selanjutnya, si dokter juga mengatakan pil capsaicin mungkin suatu hari nanti dapat digunakan untuk mencegah kembalinya kanker prostat.
2. Penghilang Rasa Sakit. Capsaicin dapat mengobati nyeri osteoarthritis, dan juga dapat membantu mengurangi rasa sakit dari neuropati diabetes. Capsaicin juga diketahui menghambat Substansi P, suatu neuropeptida yang menghantarkan rasa sakit ke otak. Substansi P dapat menyebabkan pembengkakan serabut saraf, yang dapat mengakibatkan sakit kepala dan gejala sinus. Penelitian telah menemukan bahwa capsaicin menyembuhkan dan mencegah sakit kepala, sakit kepala migrain dan sakit kepala akibat sinus.
3. Mencegah Sinusitis dan Meringankan Hidung Mampet. Capsaicin memiliki sifat antibakteri ampuh yang memerangi dan mencegah infeksi sinus kronis, atau sinusitis. Karena sangat panas, capsaicin juga membantu untuk merangsang sekresi yang membantu membersihkan di hidung, sehingga dapat mengurangi hidung tersumbat. Capsaicin juga dapat membantu meringankan sinus yang berhubungan dengan gejala alergi.
4. Mencegah Peradangan. Capsaicin bermanfaat sebagai anti inflamasi yang kuat. Zat ini bekerja untuk menghambat Substansi P, yang berhubungan dengan proses inflamasi. Kini capsaicin sedang diteliti lebih jauh untuk dikembangkan sebagai pengobatan yang potensial pada arthritis, psoriasis dan neuropati diabetes.
5. Mengatasi Penyakit Usus. Sebuah studi yang dilakukan Duke University menemukan bahwa capsaicin berfungsi sebagai obat untuk penyakit radang usus. Zat ini juga dapat membantu untuk membunuh bakteri seperti H. pylori, yang dapat membantu mencegah sakit maag.
6. Membakar Lemak dan Menurunkan Berat Badan. Capsaicin meningkatkan aktivitas metabolik tubuh kita, yang artinya dapat membantu untuk membakar kalori dan lemak. Banyak suplemen-suplemen pembakar lemak yang populer di pasaran yang mengandung capsaicin, yang secara signifikan dapat meningkatkan aktivitas metabolik selama kurang lebih 20 menit setelah suplemen tersebut diminum.
7. Melindungi Jantung. Capsaicin dapat membantu melindungi jantung dengan mengurangi kolesterol, trigliserida dan agregasi platelet. Hal ini juga dapat membantu tubuh melarutkan fibrin, yang diperlukan untuk membentuk pembekuan darah. Penelitian juga menemukan bahwa budaya makan cabai secara bebas dalam suatu negara, memiliki tingkat serangan jantung & stroke yang lebih rendah daripada budaya yang tidak membiasakan makan cabai.
Tuh kan banyak banget ya manfaatnya, asal jangan kebanyakan ya makan sambalnya, yang berlebihan tetep aja ga baik. Jadi mulai dari sekarang biasakan budaya makan sambal. Nyambel yuuk!


Sambal adalah saus yang disiapkan dari cabai yang dihancurkan sehingga keluar kandungan airnya dan biasanya ditambah bahan-bahan lain seperti garam, cuka dan terasi. Sambal adalah salah satu unsur khas hidangan Indonesia, Melayu ditemukan pula dalam kuliner Asia Selatan danAsia Timur. Ada bermacam-macam variasi sambal yang berasal dari berbagai daerah.


Variasi Sambal

Sambal mempunyai konsistensi yang lebih padat salsa dan mengandung lebih banyak rempah-rempah. Sambal dapat bervariasi dari kurang pedas hingga sangatlah pedas. Ada beberapa macam variasi, termasuk:

Sambal Asam 
Sambal ini mirip sambal terasi dan mengandung asam, biasanya asam jawa.

Sambal Bajak 
Cabai untuk sambal ini digoreng dengan minyak, ditambah dengan bawang putih, terasi dan bumbu-bumbu lainnya.

Samba Lado dari Minangkabau. 
Cabai untuk sambal ini digoreng dengan minyak, bawang putih, bawang merah atau bawang bombai, tomat, garam dan jeruk nipis. Biasanya sangat pedas.

Sambal Belacan 
Sambal ini mengandung belacan atau udang yang dilumatkan. Sambal ini juga dapat digabung dengan bahan lain seperti kangkung untuk menghasilkan sambal kangkung, dengan cumi-cumi untuk menghasilkan sambal sotong, dan dengan telur untuk sambal telur.

Sambal dabu-dabu 
Berasal dari Manado, mirip saus salsa Meksiko, dibuat dari tomat, garam, basil, jeruk kesturi dan cabai.

Sambal Kecap 
Irisan cabai rawit, cabai merah, bawang merah, kecap manis dan irisan jeruk limau, rasanya pedas dan segar. Biasanya untuk teman makan telor ceplok atau cocolan tahu/tempe.

Sambal Kemiri 
Sambal ini mengandung kemiri

Sambal Manis 
Cabai, bawang dan gula. Rasanya agak manis.

Sambal Pencit 
Sambal ini dicampur dengan irisan buah mangga muda (bahasa Jawa: Pencit).

Sambal Tomat 
Sambal ini dicampur dengan tomat, baik yang diiris kecil-kecil atau dilumatkan.

Sambal Trassi atau sambal terasi 
Mengandung terasi, yang adalah udang yang dilumatkan. Juga mengandung cabai merah dan hijau, terasi, gula, garam, jeruk nipis.

Sambal Udang 
Cabai digoreng dengan minyak, bawang putih dan udang.

Sambal Ulek (Oelek) 
Beberapa resep juga menggunakan garam dan jeruk nipis.

Sambal Jeruk 
Cabai hijau dengan perasan jeruk nipis.

Sambal Setan
Sambal yang sangat pedas dengan Cabai Madame Jeanette.

Sambal Pedas 
Pedas Sambal ulek yang sangat pedas.

Sambal Lu'at 
Sambal yang mirip dengan Sambal Jeruk, namun ditambah potongan kulit jeruk dan bahan dasarnya cabai merah. Sangat pedas dan beraroma khas jeruk.

Sumber : Wikipedia

Advertiser

 
Twitter Facebook Dribbble Tumblr Last FM Flickr Behance