0

Sponsor

Iklan Kiri
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Saat memakan makanan yang pedas, sebagian orang merasakan efek panas dalam perutnya. Walau tidak berbahaya, hal ini cukup mengganggu. Bagaimana mengatasinya?

Dikutip dari medicmagic, cabai mengandung capsaicin, suatu zat yang tidak hanya memberikan rasa pedas pada makanan Anda, tetapi juga bisa memanaskan perut.

Capsaicin berfungsi untuk memberikan perlindungan terhadap predator alami. Ini adalah senyawa yang menyebabkan rasa panas dan panas bila disentuh atau dimakan.


Meskipun cabai memiliki banyak manfaat kesehatan, sebagian orang merasakan rasa mulas yang membakar atau gangguan pencernaan. Berikut beberapa cara mengatasai rasa panas dalam perut setelah mengonsumsi makanan pedas.

1. Antasida atau antacid

Langkah pertama untuk mengatasi rasa panas di perut adalah meminum antacid. Baca terlebih dahulu petunjuk dan konsumsi dengan dosis yang tepat. Menurut FamilyEducation, meminum antacid adalah cara paling umum untuk mengobati sakit maag yang berhubungan dengan makanan pedas.

2. Minum susu

Minumlah setengah cangkir susu untuk membantu menetralkan asam dari makanan pedas. Jangan meminum terlalu banyak karena bisa mengganggu perut Anda, ingat setengah cangkir saja. Setelah itu, duduk dalam posisi tegak selama minimal 30 menit.

3. Berbaring
Cobalah untuk berbaring terlentang dengan posisi lurus. Taruh bantal di bawah kepala, agar posisi kepala Anda berada 15-20 cm di atas kaki. Berbaring dalam posisi ini setelah makan cabai dapat membantu meringankan sensasi terbakar di perut.


Sumber : Adipedia
 





Agar sambal awet disimpan, berikut tips yang dapat Anda coba;

  • Pastikan bahan-bahan yang anda pakai (cabai,tomat dll) adalah bahan yang bersih dan segar. Dan selalu cuci bersih bahan-bahan sebelum diolah menjadi sambal
  • Pakai alat-alat memasak dan tempat penyimpanan yang bersih dan kering. Jadi cucilah lebih dahulu alat-alat dengan baik.
  • Bila hendak membuat sambal yang akan disimpan dalam waktu lama, sebaiknya masak bahannya hingga matang. Sebaiknya bahan-bahan seperti cabai, tomat dll di goreng/sangrai terlebih dahulu. Dapat juga memilih metode perebusan untuk membantu  sambal tetap awet, (meskipun tetap lebih awet bila digoreng/sangrai)
  • Simpan dalam wadah tertutup setelah sambal didinginkan di suhu kamar. Kemudian simpan di dalam freezer 
  • Panaskan dengan cara digoreng/sangria bila ingin menikmati sambal kembali.
Sumber : Carapedia

Advertiser

 
Twitter Facebook Dribbble Tumblr Last FM Flickr Behance